< class="wppb-addon-title">

Desa Slempit

Kepala Desa
Kepala DesaSUYITNO
Periode 2019-2025


    0317914347      pemdesslempit@gmail.com      kedamean.gresikkab.go.id

    V i s i :

    " Terwujudnya masyarakat Desa Slempit yang aman, sehat, Cerdas, bedaya saing, berbudaya dan berakhlak mulia "

     

    M i s i :

    1. Mewujudkan  adanya  Pembangunan di bidang Fisik Prasarana, Ekonomi dan Sosial Budaya.
    2. Mengembangkan penguatan kelembagaan Petani Tadah hujan dan kelembagaan Wirausaha Masyarakat  serta pengembangan Akses pemasaran produksi  unggulan hasil pertanian  dan  hasil produksi wirausaha masyarakat Desa Slempit.
    3. Meningkatkan kualitas pelayanan umum dan pelayanan kebutuhan dasar warga Desa Slempit  di segala bidang .
    • Struktur Organisasi
    • Sejarah
    • Geografis
    • Potensi
    • Produk Unggulan
    • Penghargaan
    • Dana Desa
    • Transparasi Anggaran
    • Hasil Pembangunan
    NONAMA LENGKAPSK PENGANGKATANJABATAN
    NOMORTANGGAL
    1SUYITNO--Kepala Desa
    2KUSPRIADI--Sekretaris Desa
    3SRI YAYUK--Kaur TU & Umum
    4ACHMAT BASUKI--Kaur Keuangan
    5SUPRIYADI--Kaur Perencanaan
    6CIPTO--Kaur Pemerintahan
    7ABDUL ROCHIM--Kasi Kesejahteraan
    8SUNARTO--Kasi Pelayanan
    9H. WIJIONO--Kasun Lingsir
    10SAPARI WIBOWO--Kasun Slempit

    Setiap desa  atau daerah  pasti memiliki  sejarah dan  latar belakang  tersendiri yang merupakan pencerminan dari  karakter  dan ciri  khas  tertentu  dari  suatu  daerah. Sejarah desa atau daerah  sering  kali  tertuang  dalam  dongeng - dongeng  yang di wariskan secara turun temurun  dari mulut  kemulut  sehingga sulit  untuk  dibuktikan secara fakta, dan  tidak jarang  dongeng  tersebut  dihubungkan  dengan  mitos tempat tempat  tertentu  yang  dianggap keramat, dalam hal ini Desa Slempit juga memiliki hal tersebut yang merupakan identitas  dari desa yang akan kami tuangkan dalam kisah - kisah dibawah ini.

    Asal usul Desa  (Legenda)  Desa  Slempit

    Dari berbagai sumber yang telah ditelusuri dan digali, asal - usul  Desa Slempit  memiliki  banyak  fersi  cerita  yang  cukup  berfariatif,  hal  tersebut  disebabkan  oleh banyaknya sumber cerita yang dikemudian bisa dipercaya  dan  dijadikan  pedoman sebagai keramat orang pertama yang datang atau membabat Desa Slempit.

    Dari dasar  diatas  akhirnya  legenda  yang  kami  angkat  tokoh  yang  berasal  dari DusunLingsir, Desa Slempit sendiri, karena  secara  umum  masyarakat  meyakinni orang yang pertama membabat hutan  menjadi DusunLingsir sebelum menjadi Desa Slempit, dari  berbagai  sumber  sejarah, asal - usul  Desa Slempit  banyak  versinya namun yang paling kuat adalah sebagai berikut ;

    Konon diceritakan bahwa,Putra Kajeng Sunan Giri, yang bernama: Rohmo dalam mempertahankan serangan dari Kerajaan Mojopahit telah  menyusun  kekuatan  di Gunung Pegat dan dimana pada saat itu dari beberapa santrinya banyak yang mengeluh haus karena  tidak  ada  sumber air yang bisa  dimanfaatkan  untuk  minum, serta untuk melakukan kegiatan sholat maka,dengan kekuatan bathin dan magiqnya Eyang Rohmo tongkatnya  ditancapkan  ditanah  dan setelah ditarik maka, muncul sumber air yang deras dan sampai saat ini sumur tersebut dimanakan Sumur gedhe tetapi setiap mau menancapkan tongkatnya, sabuk  (ikat pinggang Eyang Rohmo) selalu lepas dan disempelitkan kembali sampai beberapa kali oleh karena itu dengan sabda  Eyang Rohmo bahwa, kampung ini  dibesuk untuk  diingat  akan saya  beri nama kampung Slempit, dan Gunung Pegat  sebagai saksi bagi para generasi  penerus bahwa di Gunung Pegat ini awal adanya nama kampung Slempit.

    Gunung Pegat yang saat ini sebagai maqhomnya Eyang Rohmo masih  tetap ada dan ditandai tumbuhnya dua pohon besar yang dinamakan Randu alas, dan desa Slempit sebelum menjadi desa banyak dipimpin oleh  keturunan dari  para  santrinya

    Eyang Rohmo seperti di DusunLingsir  dipimpin  oleh  Loko Joyo, yang  saat itu dalam pemilihannya dengan sistem gethok-gethok uwi yang arti siapa  sebagai  calon  Kepala Desa dan merasa  disenangi  warga  maka, warga  tersebut  langsung  berada  dibelakang calon yang dipilih.

    Kepala Desa Loko Joyo menurut cerita menjabat hanya  selama tiga  tahun dan  sebagai  pengganti  saat  itu  juga  melalui  pilihan  dengan  sistim  Gethok - gethok  uwi yang terpilih Surti  putra dari Desa Suci yang menjadi menantu orang Dusunlingsir Kepala Desa Surti menjabat selama lima (5) tahun karena meninggal dunia maka,diadakan pilihan lagi dengan sistem yang sama dan yang terpilih adalah Lim putra dari Surti Kepala Desa sebelumnya.

    Di DusunTanggungan yang saat itu juga di pimpin seorang Kepala Desa nama : Tasman. Setelah meninggalnya  seorang  kepala desa saat itu tidak ada yang melanjutkan dalam kepemimpinannya.

    Di Desa Slempit juga ada Kepala Desanya yang saat itu dipimpin  oleh  Sauni  dan setelah berhentinya Kepala Desa Slempit  Sauni dan Kepala Desa Lingsir Lim dan pada  masa  Pemerintahan  Indonesia  paska   peperangan  pada  tahun  1946  Desa Slempit  dan Desa  Lingsir digabung  menjadi  satu  desa   yang  dinamakan  Desa Slempit dan dilakukan pemilihan dengan sistem gethok - gethok uwi dan yang mencolonkan diri Bapak Wagipoek dengan Bapak Sauni yang terpilih saat itu  sebagai Kepala Desa Slempit yang pertama dari penggabungan dri Dusunadalah Wagipoek.

    Kepala desa Wagipoek semasa menjabat dari tahun 1946 sampai dari thun 1970 telah diadakan kegiatan Adat Desa yang sampai saat ini tetap dilestarikan  dalam  setiap  tahunnya adalah  Adat Keleman (wayangan untuk selamatan padi setelah dipanen)  yang kedua Adat Bersih Desa juga disebut  Ruwah Deso (Tayuban untuk selamatan padi setelah dimasukan dalam lumbung peceklik .

    Kedua kegiatan tersebut  diawali dari  tahun 1947  untuk  DusunLingsir dilakukan kegiatan adat desa setiap hari Jum’at Pon baik itu adat keleman maupun adat bersih desa (ruwah deso) dan tempatnya untuk Dusun Lingsir dirumah  Kepala Desa dan untuk Dusun Slempit dirumah carik yang saat ini disebut Sekretaris Desa.

    Pada  tahun  1970  Kepala Desa Wagipoek  meninggal dunia  maka, diadakan pemilihan kembali kepala desa yang  baru dengan  sistem  pilihan bitingan dan yang bersaing untuk mencalonkan diri pada saat itu ada lima calon tapi  yang  satu  tidak bisa duduk dikursi calon karena sakit maka,tinggal empat (4) orang yang bersaing dan  yang  terpilih  Sapawi sebagai  Kepala  Desa  Slempit  periode  kedua  setelah Wagipoek  meninggal dan dalam kepemimpinan Sapawi kegiatan kedua adat tetap dilestarikan serperti saat kepemimpinan Kepala Desa Wagipoek.

    Kepala Desa Slempit Sapawi  menjabat  dari tahun 1971 sampai dari 1989, semasa kepemimpinan Kepala Desa Slempit (Sapawi) mulai ada perubahan penataan pembangunan dilingkungan, pendidikan, kesehatan dan yang lain.

    Setelah  diberlakukan  Undang - undang  Nomor :  5  Tahun 1979  maka, masa jabatan  Kepala Desa Slempit  (Sapawi) dinyatakan berakhir karena sudah melampaui dua masa  jabatan, dengan  adanya  kekosongan  jabatan  kepala desa  saat  itu maka, telah dibuka  pencalon  kepala desa  Slempit .

    Pada masa kepemimpinan  kami  kegiatan  adat desa  kami persempit  menjadi satu kegiatan  dengan nama  kegiatan  Adat Bersih Desa yang setiap  tahun sekali kami laksanakan setelah panen padi merupakan tanda syukur kepada Allah SWT sebagaimana barokahnya yang diberikan melalui hasil pertanian. Masa berdiri sampai dengan sekarang Desa Slempit telah  mengalami beberapa pergantian Kepala Desa, adapun  nama - nama  Kepala Desa  yang  menjabat  sebagai berikut.:

    1. WAGIPOEK                         dari tahun 1946 s/d 1970
    2. H. SAPAWI                           dari tahun 1971 s/d 1989
    3. H. SUPARNO DIANTORO.SH.MSi dari tahun 1990 s/d 2007 
    4. Hj. SUMARMI         dari tahun 2007 s/d 2019

    5. SUYITNO                    dari tahun 2019 s/d 2025

    1. Demografi Desa
    • Data Umum Desa 

             Luas dan Batas Wilayah

                   Luas Desa              :   724,742     Ha.

             Dengan rincian sebagai berikut  :

                   -  Tanah dan Sawah            :   399,900    Ha.

                   -   Tanah Tegalan        :     02,807    Ha.

                   -   Pekarangan            :   183,043    Ha.

                   -   Waduk            :        7,0    Ha.

                   -   Kuburan            :        3,5    Ha.

                   -   Lapangan            :        0,8    Ha.

                   -   Lain-lain            :      28,491    Ha.

    • Batas – batas  Wilayah  :

                   -   Sebelah utara        :  Desa Tulung dan Desa Turirejo 

                  -   Sebelah Timur        :  Desa Belahanrejo

                  -   Sebelah Selatan     :  Desa Sooko dan Desa KesambenKulon

                   -   Sebelah Barat        :  Desa Sidoraharjo

    • Jarak Desa dari pusat Pemerintahan

               -   Kecamatan          :              5 Km.

               -   Kabupaten           :            32 Km     

               -   Propinsi                :            35 Km.

               -   Pusat                    :       1,100 Km.

    • Keadaan Ekonomi
    1. Diagram Kelembagaan
    2. Diagram Musim
    3. Tabel Data Desa

       Meliputi ;

           - Sumber daya Alam

           - Sumber Daya Manusia

           - Sumber Daya Pembangunan

           - Sumber Daya sosial budaya

    • Kondisi Pemerintahan Desa

              1. Pembagian Wilayah Desa  :

                   - Desa Slempit terdiri dari     :  2 Dusun

                   - DusunSlempit         :  18  RT dan  3   RW

                   - DusunLingsir        :  19 RT dan  3   RW

               2. Data Penduduk           

                    - Jumlah penduduk menurut jenis kelamin

                    -  Laki – laki        :      3.457    Jiwa.

                    -  Perempuan     :      3.410    Jiwa.

                    -  Jumlah            :      6.867    Jiwa.

                 3. Jumlah Kepala Keluarga  :      1.179 KK.

                 4. Jumlah Rumah    :      1.643    rumah

                 5. Jumlah Penduduk menurut Kewarganegaraan

                       -  Warga Negara Indonesia         

                       -  Laki – laki           :      3.457    Jiwa.

                       -  Perempuan        :      3.410    Jiwa.

                        -  Jumlah              :      6.867    Jiwa

    • Warga Negara Asing :      

                      -  Laki – Laki       :     0         jiwa

                      -   Perempuan     :     0        Jiwa

                     -  Jumlah              :     0        Jiwa

    • Jumlah Penduduk menurut Agama dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

                 -  Islam                             :   6.849    Orang

                 -  Kristen Protestan        :          -    Orang

                 -  Katolik                           :          -    Orang

                 -  Hindu                             :          -    Orang

                 -  Budha                            :          -    Orang

                -  Kepercayaan                 :        18    Orang 

                -  Jumlah                           :   6.867    Orang  

    • Jumlah  penduduk  menurut Mata  Pencaharian

                 -  Pegawai Negeri Sipil    :       86 Orang

                 -  TNI  /  Polri            :         8 Orang

                 -  Dokter            :         2 orang

                 -  Karyawan Swasta        :  1.957 Orang

                 -  Wiraswasta / Pedagang    :     513 Orang

                 -  Tani                    :   1.516 Orang

                 -  Buruh Tani         :      758 Orang

                 -  Pertukangan     :        62 Orang

                 -  Pensiunan         :        24 Orang

                 -  Jasa                   :        26 Orang

                 -  Lain – lain         :   1.915 Orang

    Produk Unggulan   :

    1. Pepaya California
    2. Anyaman Bambu

    Dana Desa

    • Tahun 2019 : Rp. 922.416.000,00
    • Tahun 2020 : Rp. 360.962.000,00
    • Tahun 2021 : Rp. 1.004.898.000,0

      • Dana Desa Transfer droping APBN sbb:

        Tahun 2015                 :    Rp.    271.778.200

        Tahun 2016                  :     Rp.    664.305.000

        Tahun 2017                 :    Rp.    846.131.000

        Tahun 2018                 :    Rp.    788.157.000

        Tahun 2019                 :    Rp.    922.416.000

        Jumlah s/d saat ini    :   Rp.  3.492.787.200

      Info: mohon maaf jika ada kesalahan foto, nama, gelar dan Jabatan harap segera menghubungi Diskominfo Kab. Gresik

      Image
      Dikembangkan Oleh:
      Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Gresik
      Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 60 Telp. 0313992870